Beberapa Hal Biasa Terjadi Pada Kontraktor Bangunan

Pada saat ini banyak kontraktor bangunan yang dibutuhkan dan juga sangat penting karena memang kontraktor bangunan bisa menghandle proyek yang sedang anda bangun dan juga akan bertanggung jawab atas semuanya mulai dari awal hingga selesai, meskipun begitu besarnya tanggung jawab dari kontraktor bangunan memang terkadang menimbulkan maslah baru, nah berikut ini akan kami sampaikan beberapa hal yang sering terjadi, tentu dengan begini anda akan terhindar dari masalah yang akan timbul atau setidaknya anda sudah bisa tahu dan tidak sampai terjadi pada anda dan client lainnya.

  1. Miskomunikasi kontaktor dengan tukang bangunan
    Hal ini sering kali terjadi, memang menemukan tukang bangunan yang tepat dan dapat bekerja sama dengan baik ini menjadi tugas kontraktor, namun jika kontraktor teledor dalam hal ini yang terjadi pasti akan fatal, karena hal ini dapat mempengaruhi pekerjaan tukang bangunan yang lain dan hasil pada bangunan itu sendiri. Bisa jadi malah bangunan akan terbengkalai, meskipun ini bukan urusan client akan tetapi client juga harus mengetahuinya, dan untuk menekan hal ini agar tidak sampai terjadi tenttu kontraktor harus mempertimbangkan profesionalitas dan pengalaman tukang yang sudah dipilihnya.
  2. Pemilihan bahan bagunan yang berkualitas
    Dengan menggunakan bahan yang berkualitas tentu hasil akhir bangunnya sendiri akan terjamin, dalam hal ini pemilihan bahan biasanya kontraktor dihadapkan dengan masalah harga atau budget, jika dananya memang terbatas ini menjadi maslah yang mungkin saja bisa timbul, namun jika dana tidak terbatas tentu saja hal ini tidak akan terjadi. Misalnya saja dalam urusan dinding menggunakan bata ringan sebagai bahan bakunya akan menekan biaya, untuk itu bata biasanya memiliki ukuran yang besar dan pastinya pada saat penggunaan juga akan jauh lebih sedikit.
  3. Perhitungan finishing meleset
    Client tentu menuntut agar bangunan cepat selesai, meskipun estimasi tersebut belum tentu dapat terlaksana dengan baik, maka dari itu para kontraktor harus benar – benar untuk memikirkan hal ini, dengan kata lain pembangunan harus selesai seperti apa yang sudah tertera dalam isi kontrak yang sudah disetujui kedua belah pihak.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *