Surrogate Mother Menurut Pandangan Islam yang Penting Diketahui

Sebelum kami akan menjelaskan lebih jauh tentang surrogate mother menurut pandangan Islam, sudahkah Anda tahu mengenai permasalahan infertil ini sendiri? Masalah infertil pada dasarnya merupakan masalah yang bisa dibilang cukup klasik sekali, bahkan sering dijumpai di kehidupan sehari – hari.

Bahkan sudah sejak dulu, ada banyak orang yang mencari cara terbaik untuk bisa memecahkan masalah tersebut. Misalnya saja dengan menggunakan obat – obatan atau pun terapi. Lantas, bagaimana Islam memandang ibu pengganti atau yang juga disebut dengan surrogate mother? Kami lansir dari IslamExplored.org berikut ini beberapa penjelasan selengkapnya tentang surrogate mother menurut pandangan Islam yang penting Anda tahu.

Surrogate Mother Menurut Pandangan Islam yang Penting Diketahui

Surrogate mother ini sendiri pada dasarnya merupakan metode atau cara untuk mengobati infertilitas yang bisa dikatakan cukup efektif sekali. Dimana dalam hal tersebut, surrogate mother sendiri nanti bakal libatkan bantuan salah seorang wanita lain untuk membawa sel telur yang sudah dibuahi di dalam rahimnya. Nah, wanita ini nanti akan bersedia untuk membawa anak atas nama pasangan lain.

Praktek ibu pengganti menurut Islam hukumnya haram. Alasannya, hukum bagi seorang wanita yang membawa sel telur yang sudah dibuahi dari pria yang bukan suaminya tidak jauh berbeda seperti zina. Seperti yang kita tahu bersama, bahwa zina dalam Islam sudah pasti sangat dilarang, bahkan hukumnya haram.

Selain hal tersebut, dengan memasukkan ibu pengganti nanti akan menjadikan garis keturunan anak tesebut jadi tidak jelas. Sehingga tidak heran jika di Indonesia, surrogate mother sangat dilarang, alias tidak diperbolehkan berdasarkan hukum yang telah diberlakukan. MUI sendiri juga berpendapat bahwasannya melahirkan seorang anak dari surrogate mother diharamkan, karena yang demikian ini bisa menimbulkan masalah yang rumit, misalnya saja dalam kaitannya dengan masalah warisan.

Selain itu juga penting untuk Anda tahu bahwa, Islam sendiri pada dasarnya punya dua pendapat yang berbeda mengenai masalah tersebut. Untuk pendapat yang pertama menyatakan bahwasannya anak dinasabkan kepada ibu yang telah mengandungnya. Lalu untuk pendapat kedua sendiri menyatakan bahwa anak dinasabkan kepada ibu yang mengandung juga ayahnya, meskipun mereka tidak memiliki hubungan yang sah.

Nah, itulah tadi informasi yang bisa kami bagikan tentang surrogate mother menurut pandangan Islam yang penting diketahui. Semoga bermanfaat.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *